dari dapur tiba-tiba terdengar suara jeritan. sang ibu dengan tergopoh-gopoh berlari menuju dapur dan sang gadis kecilnya yang berusia 4 tahun tangannya terlluka akibat terpotong pisau. sambil kesakitan gadis kecil itu berkata kepada ibuya : "saya bermain dengan pisau didapur. saya tidak mendengar peringatan ibu. maaf, saya tidak melakukannya lagi". ketia ibuna melihat luka tersebut, dia langsung mengambil obat untuk mengobati gadis kecilnya. meskipun dia kesal karena anaknya mengabaikan larangannya, namun kasih yang dimiliki membuat dia memberikan obat kepada anaknya.
gadis kecil ini mempunyai hati yang jujur dan berani mengakui bahwa kecelakaan yang menimpa dirinya merupakan kesalahnnya sendiri. hal ini terlihat jelas dari ucapannya : "saya tidak akan melakukan lagi". kesdarn bahwa larangan bunya untuk tidak bermain pisau itu karena berbahaya muncul ketika dia merasakan kesakitan akibat terlukka oleh pisau. awalnya dia berfikir bahwa perintah ibunya tidak akan menimbulkan dampak berbahaya ketika dilanggar. namun, luka akibat pisau membuat dia tersadar bahwa perkataan ibunya benar. kesadaran seperti ini biasanya akan membuat anak ini tidak akan bermain pisau secara sembarang lagi.
Amanat ::::::::::::::
- manusia banyak melanggar dosa Allah namun sampai kapan kita hidup dalam maut... bukankah kasih karunia Allah selalu ada buat kita.? mari mulai sekarang kita berkata dan menepati perkataan ini "SAYA MINTA MAAF (AMPUN) DAN SAYA TIDAK AKAN MELAKUKANNYA LAGI" inilah orang yang bertanggung jawab
Tidak ada komentar:
Posting Komentar